Loading...

Temuan BPK Rp 21 Miliar,DD Nisut Begini penjelasaanya dari PUEM


Nias Utara, Libas,co,id -Terkait adanya temuan BPK-RI Perwakilan Sumut sebesar  Rp 21 miliar pada pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Nias Utara (Nisut) TA 2017, Kabid PUEM,Sukemi Harefa Menjelaskan pada saat media sigap88news,co.id.Melakukan Konfirmasi di ruang kerjanya senin (27/08),terkait temuan BPK RI perwakilan sumut,pada program desa tahun 2017 lalu.Di kabupaten Nias Utara.

Sukemi Harefa,Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat, menyampaiakan sesuai dengan temuan BPK,yang 17 desa lagi yang belum menyerahkan SPJ pada saat pemeriksaan BPK pada bulan juni lalu,dan perlu saya jelaskan bahwa itu bukan berarti kegiatan fisik belum terlaksana atau merupakan temuan adanya kerugian negara akan tetapi hanya SPJ yang belum di serahkan oleh pihak desa ke pihak DPM kabupaten Nias utara.Dan hal itu sudah kita tindak lanjuti kepihak desa yang masih belum menyerahkan SPJ sebanya 17 desa tersebut,dan sekarang sudah kita sampaikan kepihak Inspektorat Kabupaten Nias Utara,tinggal kapan pihak Inspektorat menyampaikan kepihak BPK RI perwakilan Sumut."ungkapnya"

Sukemi Harefa menambahkan lagi persiolan keterlambatan penyampaian SPJ itu di sebabkan kegiatan dari desa banyak tantangan yang di hadapi dari masyarakat yang masih belum memahami sebagai mana program dana desa.Hal ini merupakan SDM masyarakat desa masih belum maksimal."Ujarnya"

Menurutnya Hal ini perlu di tingkatkan sosialisasi terhadap masyarakat kedepan supaya dana desa semakin berjalan baik dan tanpa mengalami bergai persoalan dari masyarakat setempat,sehingga tidak mengalami perbedaan pendapat.Dan harapan kabid PUEM agar Kepala desa dan TPK dapat transparansi untuk melakukan pelaksanaan Dana Desa,supaya kegiatan desa dapat di ketahui oleh masyarakat baik melalui musyawarah desa,maupun melalui papan informasi.

(Febeanus zalukhu)
Redaksi : Syam

No comments