Loading...

ACARA PUNCAK PERAYAAN HUT RI-KE 73, Kecamatan Pragaan Di Meriyahkan Oleh 14 Kepala Desa Serta camat dan wabub menaiki kuda (jeren kencak)


Sumenep, libas.co.id - Perayaan HUT RI - ke 73 tahun 2018, sudah mulai kita rasakan sejak awal bulan agustus lalu. Berbagai ornamen sudah terpasang mulai dari bendera merah putih, umbul-umbul, lampu-lampu hias berkelap kelip terlihat berjajar indah di setiap Desa yang ada di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, dan dimeriah juga dengan berbagai macam perlombaan, antar Dusun di setiap Desa yang ada di Kecamatan Pragaan. Dan sampai kemaren (27/08/2018) acara puncak dari perayaan HUT RI -ke 73. yang diadakan secara serentak oleh kecamatan pragaan dengan menyelenggarakan acara Pawai/Karnafal akbar yang di ikuti oleh seluruh lapisan baik dari seluruh instansi pemerinyahan dan juga masyarakat perwakilan dari desa-desa sekecamatan Pragaan, penonton yang memadati sisi setiap  jalan raya antar kabupaten ini. Sangat antusias, karena dimanjakan oleh tontonan para peserta pawai yang sangat menarik dan indah dilihat, adapun peserta rombongan karnafal yang nembuat penonton terpukau, dimana semua peserta rombongan tersebut yang berada di barisan depan karnafal dengan pakaian (PDU), pakaian dinas Upacara yang berwarna Putih-putih yang terkesan nampak semakin gagah saat menaiki kuda (jeren kencak). Dimana peserta karnafal tersebut adalah rombongan dari seluruh kepala desa se kecamatan pragaan, yang terdiri dari 14 desa. Ditambah camat Pragaan, serta Wakil Bupati kabupaten Sumenep (Ach.Fauzi) yang turut berpartisipasi Mengikuti acara karnafal tersebut. Dengan seragan dinas yang berwarna coklat serta mengenakan peci hitam, menambah kegagahannya saat menunggangi kuda yang dengan lihai nya berlenggak lenggok memimpin barisan kuda (jeren kencak) yang di tunggangi oleh seluruh (14) kepala desa tersebut.

Saat mencapai garis finis, Kepala Desa Karduluk ( H. Moh Iksan), yang Juga Selaku ketua AKD (asosiasi kepala desa) Kecamatan Pragaan  mengatakan kepada kami Sigap88news.co.id. Indonesia adalah negara tempat tinggal kita, Kecintaan kita terhadap negeri ini tidak bisa kita ungkapkan dengan kata-kata, Perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan yang akhirnya kita dapatkan pada tanggal 17 Agustus 1945, merupakan awal dari perjuangan bangsa indonesia untuk bersama sama kita isi dengan persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan NKRI.
“Berbeda boleh saja, karena dengan perbedaan kita akan saling melengkapi, Tapi janganlah perbedaan jadi penghalang untuk maju. Maka dari itu mari kita buktikan dengan kita bersama sama merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 73, mari kita bersama sebagai penerus para pejuang untuk menjaga persatuan dan kesatuan, mempertahankan NKRI.

 H. Mohlis, Kepala desa Rombasan,
ditempat yang sama mengatakan kepada awak media, Bahwa sebelum acara puncak ini, kami seluruh kepala desa mengadakan berbagai macam perlombaan, yang di adakan di setiap desa masing-masing mulai tanggal 7 agustus kemaren. Dengan di adakannya kegiatan lomba untuk menyambut HUT ke 73. Saya berharap disamping mengisi kreatifitas para pemuda, juga dapat menumbuhkan semangat masyarakat terutama untuk kelompok anak-anak, selain itu juga dapat menghibur masyarakat, harapnya.

Alhamdulillah kegiatan perlombaan tersebut berjalan dengan aman dan lancar, meskipun melelahkan Semoga dengan terlaksananya beberapa kegiatan lomba dapat mewujudkan hubungan kekeluargaan masyarakat di kecamatan Pragaan. Dan hari ini dengan diadakan kegiatan penutupan perayaan HUT RI-ke 73 ini, kami Sangat mendukung, karena acara Karnafal ini adalah sebagai bentuk kami dan seluruh aparat pemerintah khususnya bapak camat memberikan tontonan dan hiburan kepada seluruh masyarakat se kecamatan Pragaan, sebagai hadiah dari seluruh aparat pemerintah di kecamatan pragaan, karena masyarakat telah ikut andil dalam mengsukseskan acara perayaan HUT RI-ke 73 ini."Tutupnya."

Adapun sedikit keterangan dari salah satu warga Prenduan, M. Sawin (anggota LSM) yang juga mengatakan, dia bersyukur warga begitu antusias mengikuti berbagai lomba yang diadakan oleh semua desa. Menurutnya berbagai lomba itu bisa membuat silaturahmi antar warga serta mempererat persaudaraan masyarakat desa setempat, apalagi acara tersebut disambut dan didukung oleng tokoh masyarakat dan pemuda kar ang taruna di setiap desa yang ada di kecamatan pragaan.
“Animo masyarakat di kecamatan Pragaan sangat tinggi dan penuh semangat mengikuti acara Karnafal, meskipun cuaca terbilang sangat panas, dikarenakan pelepasan acara tersebut dilakukan tepat jam 12.30 WIB. Namun semangat juang yang tertanam tidak menyurutkan langkah para peserta sehingga kami dapat memaknai semangat perjuangan kemerdekaan RI, "pungkasnya,

Rep : exo.p.
Red : Sym.

No comments