Loading...

Pihak Pengadilan Negeri Pamekasan Dan Pengacaranya Turun ke Lokasi Tanah Sengketa.


Pamekasan LIBAS86.CO.ID -. Kasus sengketa tanah di Desa Seddur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur yang berujung di Meja Hijau dan sudah tiga kali melakukan gelar perkara di Pengadilan Negeri Pamekasan, akan tetapi belum pada titik final.

Dengan tidak ada adanya finalisasi dari ketiga gelar perkara yang sudah dilakukan di pengadilan, Akhirnya pada hari Kamis (13/04/2018) sekitar pukul 09:30 WIB. Pihak Pengadilan Negeri Pamekasan beserta kuasa hukumnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengukuran kembali tanah tersebut.

Realisasi pengukuran kembali yang dilakukan pihak Pengadilan tersebut turut hadir pihak Kepolisian Sektor Polsek Pakong beserta pihak DANRAMEL Pakong untuk melakukan penjagaan dan pengamanan pada jalannya eksekusi pengukuran kembali tanah sengketa tersebut.

Setelah dilakukan pengukuran yang dilakukan pihak pengadilan ternyata tanah sengketa yang diatasnya dibangun bangunan toko dan di klaimnya oleh salah satu pihak yang bersengketa 'P. Haji' (nama samaran). Ternyata tanah tersebut setelah diukur, pihak pengadilan dan pengacaranya membenarkan kalo tanah yang klaim dan telah di dibangun toko oleh 'P. Haji' adalah milik sah  seorang inisial 'D' (salah satu pihak yang bersengketa), akan tetapi P. Haji (nama samaran) tetap ngotot dan akan melanjutkan gelar perkara tersebut di pengadilan.

Menurut salah seorang anggota Team Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Jatim Coruption Wacth (Abdur Rahem, ST, MH) di tempat yang berbeda mengatakan pada kami (Reporter Sigap88news.co.id) "kami sudah beberapa kali memidiasi kedua belah pihak yang bersengketa tersebut akan tetapi tidak mendapatkan hasil dan kesepakatan". Ungkapnya singkat.

(Team Redaksi)

No comments